Tips Sebelum Membeli Sepatu
Sabtu, 02 Juli 2011
Bagi wanita, punya sepuluh sepatu pun rasanya belum cukup. Itulah kenapa pria sering heran melihat wanita tak henti berbelanja sepatu baru. Namun berapa kali Anda membeli sepatu yang akhirnya jarang dipakai? Agar tak terjadi lagi, simak 5 hal berikut ini yang perlu diperhatikan sebelum membeli sepatu.
1. Jangan beli sepatu untuk diperbaiki
Pernah membeli sepatu vintage yang kondisinya sudah tak sempurna dengan alasan "bisa diperbaiki di toko reparasi sepatu"? Ini adalah kebiasaan buruk. Hal kecil seperti kulit yang sudah pudar atau sol yang sudah tipis tak bisa diperbaiki hanya sekali. Apalagi bila menyangkut sepatu vintage, pasti akan ada masalah lain yang timbul.
2. Ukuran bisa diakali, kenyamanan tidak
Sekarang tak masalah lagi jika kita membeli sepatu yang ternyata ukurannya terlalu besar atau bahkan terlalu sempit. Toko reparasi sepatu bisa merombaknya agar sesuai dengan ukuran kaki Anda (meskipun membesarkan ukuran sepatu lebih efektif dilakukan pada sepatu flat dibanding high heels). Bahkan sepatu boots yang terlalu kencang atau terlalu longgar di bagian betis pun bisa mereka betulkan. Namun untuk masalah kenyamanan, tak ada yang bisa dilakukan. Maka dari awal pastikan sepatu yang Anda beli, terutama jika berhak tinggi, nyaman dipakai di kaki.
3. Agar sepatu lebih awet
Jika sepatu yang baru Anda beli tak memiliki sol karet di bagian bawah, segeralah bawa ke tukang sol sepatu atau toko reparasi sepatu terdekat, dan minta untuk dipasangkan. Sol karet tipis ini sangat berguna, terutama untuk sepatu berbahan kulit, untuk menjaga agar kulitnya tak mudah rusak dan terkoyak. Sol karet juga menahan air agar tak mudah merembes masuk ke dalam sepatu.
4. Jangan buang kardus sepatu dari tokonya
Toko sepatu membungkus sepatunya di dalam boks bukan sekadar sebagai wadah untuk Anda bawa pulang. Boks itu juga dimaksudkan sebagai tempat penyimpanan sepatu tersebut saat sudah berpindah dari etalase toko ke rumah Anda. Dengan menaruh sepatu di dalam boksnya (bukan di dalam kantong atau dibiarkan terbuka di tempat bersuhu panas/dingin), sepatu akan lebih awet dan terhindar dari kerusakan bentuk maupun tekstur.
5. Serahkan pada ahlinya
Kulit Wajah Anda Berjerawat.....????
Jerawat merupakan masalah umum yang terjadi di kulit wajah. Namun untuk mengatasinya tak bisa sembarangan. Berikut ini tipsnya.Berikut beberapa hal yang dilarang dan dianjurkan dalam merawat kulit wajah berjerawat seperti dikutip dari website Sheknows.Dianjurkan
1. Pengelupasan kulit
Dalam merawat kulit, terkadang pengelupasan harus dilakukan. Hal ini dilakukan dengan tujuan membuang semua sel kulit mati agar bisa berganti dengan sel baru yang lebih sehat. Anda bisa mendapatkan produk pengelupasan kulit yang sesuai dengan berkonsultasi dengan dokter kulit Anda.
2. Membersihkan
Salah satu penyebab munculnya jerawat adalah kotoran yang tertinggal di pori-pori kulit. Oleh karena itu, bersihkan wajah dengan tuntas secara teratur, agar tak ada kotoran yang tertinggal dan menjadi penyebab timbulnya jerawat.
3. Memakai pelembap
Jerawat biasanya timbul pada jenis kulit wajah berminyak. Walau begitu bukan berarti wajah Anda tak perlu pelembap. Belilah pelembap khusus untuk kulit berjerawat, misalnya yang mengandung lidah buaya. Kandungan dalam lidah buaya dapat mengatasi radang pada jerawat dan mempercepat pemulihannya.
4. Setia pada satu produk
Kebiasaan gonta-ganti produk kecantikan akan bisa juga menjadi penyebab timbulnya jerawat. Produk perawatan yang cocok digunakan orang lain belum tentu sesuai dengan kulit Anda. Lebih baik setia pada satu produk yang memang dianjurkan oleh dokter kulit Anda.
Dilarang
1. Terlalu sering membersihkan wajah
Idealnya membersihkan wajah cukup dua kali sehari. Jika terlalu sering, kelembapan alami kulit justru hilang. Kulit menjadi rapuh dan mudah terserang bakteri penyebab jerawat. Lebih baik cucilah muka dengan air hangat tanpa sabun. Sehingga kelembapan alami kulit tidak berkurang.
2. Memakai scrub
Membersihkan wajah dengan produk mengandung scrub bukanlah jalan keluar yang baik untuk mengatasi kulit berjerawat. Scrub yang kasar justru dapat menambah radang pada jerawat semakin parah. Lebih baik gunakan produk yang tidak mengandung scrub.
3. Memencet jerawat