Si " Ekor Anjing" (Boraginaceae)

Minggu, 23 Desember 2007

Tanaman yang dijuluki gajahan, langun, uler-uleran, sangketan, cocok bero, Tlale gajah, ekor anjing tusuk konde, Da wei yao (china).
Masyarakat meyakini bahwa tanaman yang tumbuh di pinggir jalan dan di tanah kosong yang tidak terawat ini, dapat memnyembuhkan berbagai macam penyakit: Infeksi, abses paru, radang tenggorokan, diare, sariawan, radang buah zakar, bisul, luka baru.
Seluruh batang tanaman ini dapat dimanfaatkan, dari daun sampai akar dan di gunakan dalam bentuk segar atau kering.
Pemakaian:
Rebus 30 - 60 gr herbal segar atau diambil air perasan herbal segar, dan dicampur madu dan diminum.
Pemakain Luar:
Air rebusan daapt dimanfaatkan untuk mencuci kelainan kulit, gatal-gatal, atau herbal segar degan cara dilumatkan sampai jadi bubur di tempelkan pada bisul, kelainn kulit, atau juga bisa dibuat kumur air perasan herbal segar tersebut
Komposisi:
Sifat kimia dan efek Farmakologis: Rasa pahit, toxic, netral. Anti radang, mematikan parasit, menghilangkan gatal. Secara keseluruhan tanaman herbal ini mengandung senyawa Alkoloid pyrrolizidine, yang mengandung senyawa anti radang. orang jaman dahulu paling suka digunakan sebai obat anti kutil, dan radang tumor.

Diposting oleh Breadley di 18.56  

0 komentar:

Posting Komentar